Baru lulus kuliah dan menghadapi interview kerja pertama memang bisa bikin deg-degan. Tapi tenang, dengan persiapan yang tepat, peluang kamu untuk diterima kerja akan jauh lebih besar. Kali ini, kita akan bahas 10 tips interview kerja fresh graduate agar diterima. Simak baik-baik, ya!

Tips Interview Kerja Fresh Graduate agar Diterima


1. Pahami Perusahaan dan Posisi yang Dilamar

Sebelum interview, luangkan waktu untuk riset tentang perusahaan:

  • Apa visi dan misi mereka?

  • Apa produk atau layanan utamanya?

  • Budaya kerja mereka seperti apa?

  • Apa saja tugas dari posisi yang kamu lamar?

Memahami ini akan membuat jawabanmu lebih relevan dan menunjukkan bahwa kamu serius ingin bergabung.

2. Latihan Menjawab Pertanyaan Umum Interview

Ada beberapa pertanyaan yang hampir selalu muncul saat interview, seperti:

  • "Ceritakan tentang diri kamu."

  • "Apa kelebihan dan kekurangan kamu?"

  • "Kenapa kamu melamar di sini?"

Latihan menjawab dengan suara keras bisa membantu kamu terdengar lebih percaya diri. Usahakan jawabanmu singkat tapi berbobot.

3. Siapkan Jawaban Berbasis STAR

Metode STAR (Situation, Task, Action, Result) sangat efektif untuk menjawab pertanyaan berbasis pengalaman.
Contoh: saat ditanya tentang pengalaman kerja sama tim, ceritakan situasi, tugasmu, tindakan yang diambil, dan hasilnya.

Meski kamu fresh graduate, kamu bisa ambil contoh dari pengalaman organisasi, magang, atau proyek kuliah.

4. Tunjukkan Antusiasme dan Sikap Positif

Perusahaan suka kandidat yang semangat dan menunjukkan sikap positif.

  • Tersenyumlah saat berbicara.

  • Tunjukkan ketertarikan dengan mengangguk atau merespon saat interviewer berbicara.

  • Ucapkan terima kasih atas kesempatan interview.

Gestur kecil ini bisa meninggalkan kesan yang besar!

5. Gunakan Pakaian yang Rapi dan Profesional

Penampilan pertama itu penting!
Pilih pakaian formal seperti kemeja dan celana bahan, atau blouse dan rok panjang untuk wanita. Hindari pakaian yang terlalu kasual atau mencolok. Warna-warna netral seperti putih, biru muda, abu-abu, atau hitam biasanya aman.

6. Persiapkan Pertanyaan untuk Interviewer

Biasanya di akhir sesi, kamu akan ditanya, “Apakah ada yang ingin ditanyakan?”
Jangan jawab “tidak ada.” Ini kesempatan emas untuk menunjukkan ketertarikan kamu.
Contoh pertanyaan:

  • "Bagaimana budaya kerja di sini?"

  • "Seperti apa kriteria kesuksesan untuk posisi ini?"

7. Ceritakan Pengalaman Relevan, Meski dari Organisasi atau Magang

Mungkin kamu belum punya pengalaman kerja penuh. Tapi pengalaman magang, organisasi kampus, proyek freelance, atau volunteer bisa jadi nilai plus.
Fokuslah pada skill yang relevan: kerja tim, problem solving, leadership, atau project management.

8. Jaga Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh yang positif akan memperkuat kesan profesional:

  • Duduk tegak

  • Kontak mata secukupnya

  • Jangan menyilangkan tangan (terkesan defensif)

  • Gunakan gestur tangan alami saat berbicara

Hal kecil ini memperlihatkan kamu percaya diri dan nyaman saat berinteraksi.

9. Atur Waktu Datang

Usahakan datang 15-30 menit lebih awal dari jadwal interview.
Kalau interview online, pastikan koneksi internet stabil dan log in 10 menit lebih awal. Ini menunjukkan kamu disiplin dan menghargai waktu.

10. Follow Up Setelah Interview

Setelah interview selesai, kirimkan email ucapan terima kasih dalam 24 jam.
Isi emailnya sederhana saja:

  • Ucapkan terima kasih atas kesempatan interview

  • Tekankan kembali ketertarikanmu pada posisi tersebut

  • Sebutkan bahwa kamu siap memberikan kontribusi terbaik

Ini bisa membuat kamu lebih diingat dibanding kandidat lain.


Kesimpulan

Menjadi fresh graduate bukan berarti kamu kalah saing di dunia kerja. Dengan persiapan matang, sikap profesional, dan antusiasme tinggi, peluang kamu untuk diterima kerja akan jauh lebih besar. Gunakan 10 tips di atas supaya interview pertamamu berjalan mulus dan sukses!

Kamu juga bisa temukan informasi seputar lowongan kerja, karier development dan hal menarik lainnya seputar dunia karier, kamu bisa kunjungi situs Talentap.id.